Saat Anak-anak Yatim saat Diajak Belanja Baju Lebaran di Mal, Lihat Ekspresinya, Bikin Nangis

Ada yang merasa tegang saat masuk mal bahkan ada juga yang muntah, dan ada yang baru pertama kali naik eskalator, dan mobil. Bahkan ada juga yang mengaku semalaman tidak bisa tidur lantaran bingung mau belanja apa keesokan harinya. Namun demikian, mereka tampak bahagia.

Saat Anak-anak Yatim saat Diajak Belanja Baju Lebaran di Mal, Lihat Ekspresinya, Bikin Nangis

Saat Anak-anak Yatim saat Diajak Belanja Baju Lebaran di Mal, Lihat Ekspresinya, Bikin Nangis
Ekspresi salah satu anak yatim yang diajak belanja baju lebaran di mal. (Foto: Facebook/Agus Penyoe)

Liputantop.com  - Cerita haru datang dari pemilik akun Facebook Agus Penyoe. Dalam unggahannya tersebut ia bercerita saat mengajak beberapa anak yatim berbelanja baju lebaran di mal.

Kisah tersebut dibagikan dalam unggahannya pada Rabu (29/5). Banyak cerita mengharukan yang terjadi, bahkan sampai membuat karyawati di mal menitikkan air mata.

Agus Penyoe menceritakan beberapa dari anak yatim itu baru pertama kali mengunjungi mal.

Ada yang merasa tegang saat masuk mal bahkan ada juga yang muntah, dan ada yang baru pertama kali naik eskalator, dan mobil.

Bahkan ada juga yang mengaku semalaman tidak bisa tidur lantaran bingung mau belanja apa keesokan harinya.

Namun demikian, mereka tampak bahagia.

Kegiatan amal yang menyasar anak yatim untuk mengajak belanja itu mungkin terlihat sederhana.

Hanya saja ia yakin, bagi anak-anak tersebut, kegiatan ini merupakan sesuatu yang sangat langka dan bisa jadi baru pertama kali. Mereka bisa memilih yang disukainya.

Salah satu anak yatim yang takut-takut saat menyentuh pakaian di mal. (Foto: Facebook/Agus Penyoe)

"Mungkin ini pertama kali dari sejak mereka lahir, sampai sekarang akhirnya mereka bisa punya pilihan. Memilih baju, sendal atau sepatu, celana, gamis, alat sholat dan lain-lain sendiri. Mungkin terdengar biasa bagi kita, tapi tidak dengan adik-adik ini. Biasanya adik-adik ini tidak bisa memilih apa yang akan mereka kenakan buat hari raya besok," tulis Agus Penyoe, seperti dikutip dari Facebook-nya, Jumat (31/5).

Agus melanjutkan, bahwa ekspresi anak-anak yatim itu ketika diberikan hak memilih sendiri baju lebaran, terlihat seolah-olah tidak percaya.

Bukan bermaksud mengajarkan sifat konsumtif, namun ia beserta tim kegiatan amal tersebut ingin anak-anak itu bisa merasakan hal yang sama dengan anak-anak lainnya.

"Makanya tidak heran pada saat mereka diajak buat belanja, diberikan pilihan dan menentukan pilihan, mereka seolah-olah masih tidak percaya dengan hal tersebut. Bukan maksud mengajarkan konsumtif, tapi setidaknya kami ingin agar adik-adik ini merasa mereka punya pilihan dalam hidup ini. Merasa sama dengan anak lain, walaupun itu mungkin sekali selama hidup mereka saat ini," lanjutnya.

Dua anak yang saling tengok belanjaan. (Foto: Facebook/Agus Penyoe)

Meski demikian, mereka justru tampak sangat bingung, kaku, dan mereka tampak kagum melihat barang-barang yang ada di dalam mal.

"Makanya waktu yang diberikan buat belanja itu ada yang sampai ngerasa tidak 'cukup' Buat mereka. Kebanyakan dari mereka banyak yang tidak langsung belanja. Mereka melihat baju, pernak-pernik, sepatu, dan lain-lain dulu, yang mereka rasa tidak akan membelinya. Satu kata yang terlintas di benak mereka, 'kagum'," ungkap Agus Penyoe.

Di balik kekaguman anak-anak yatim tersebut, mereka juga tampak takut-takut dan mencuri kesempatan untuk sekadar menyentuh barang-barang di sana.

Ketika ada penjaga atau pun tim kegiatan amal yang mendekati, mereka tidak berani menyentuhnya lagi.

Bahkan ketika mereka diminta untuk memilih dan mencoba, anak-anak tersebut melontarkan pertanyaan, "Boleh, Kak?", "Enggak dimarahi?", "Enggak apa-apa pilih ini?"

Ekspresi salah satu anak yang terlihat canggung dan takut. (Foto: Facebook/Agus Penyoe)

Ada juga yang meminta izin untuk memilih dua baju lebaran. Satu untuk dirinya sendiri, sementara satu lagi untuk saudaranya yang sakit sehingga tidak bisa ikut.

Hal tersebut membuat beberapa karyawan yang mendengarnya merasa haru hingga menitikkan air mata.

"Bahkan sampai ada yang bilang, 'Mau beli baju dua, yang satu buat saudara saya yang sakit dan enggak bisa ikut', yang akhirnya membuat petugasnya haru dan meminta izin sebentar, mencuri-curi waktu sedikit buat bersyukur dan melepaskan tangis yang dari tadi tertahan," lanjutnya.

Dua karyawan yang tidak mampu membendung air mata lantaran terharu menyaksikan tingkah dan ekspresi anak-anak yatim saat pertama belanja di mal. (Foto: Facebook/Agus Penyoe)

Unggahan tersebut juga membuat warganet terharu. Bahkan beberapa di antaranya mengaku menangis saat melihat foto-foto dan membaca cerita dalam unggahan tersebut.

"Niat hati cuma mau lihat foto-fotonya, alhasil mewek semewek-meweknya. Ngucur, baca sambil lap-lap mata mulu. Bersyukurlah atas apa yang kita punya sekarang, karena masih banyak orang yang kurang seberuntung kita," tulis Rianyy Riphe Rachiss.

"Mau nangis malu. Pas lagi di salon ini. Hups," lanjut Roland Anji.

"Iya gak terasa bacanya sampe nangis terharu saya," tambah Yohana Rumiyati

Sumber: kumparan.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel