Viral, Bocah Ini Pecahkan Telur di atas Kepala Senator Australia yang Salahkan Imigran Muslim dalam Teror Masjid Selandia Baru

Viral, Bocah Ini Pecahkan Telur di atas Kepala Senator Australia yang Salahkan Imigran Muslim dalam Teror Masjid Selandia Baru

Aksi nekat dilakukan seorang pemuda aktivis sayap kiri terhadap Senator Australia Fraser Anning yang baru saja mengeluarkan pernyataan kontroversial.


Pemuda itu memecahkan telur persis di kepala Fraser ketika sang senator sedang melakukan sesi wawancara. Fraser pun meresponnya dengan menampar bocah itu.

Tak lama setelah teror penembakan di dua masjid di Selandia Baru pada Jumat (15/3), Fraser Anning mengeluarkan pernyataan sangat kontroversial.

Dia mengklaim ketakutan yang semakin membesar terhadap kehadiran imigran muslim yang meningkat menjadi penyebab teror yang menewaskan lebih dari 49 orang itu.

Pernyataan itu tentu membuat politikus sayap kanan itu mendapat kritik dari rekan-rekannya sesama senator—sementara di sisi lain warga Australia memberikan penghormatan kepada seluruh korban teror Selandia Baru.

Anning sedang menjadi pembicara pada Pertemuan Partai Nasional Konservatif di Moorabbin, Melbourne, pada Sabtu sore ketika seorang pemuda mendekatinya lalu menimpuknya dengan telur.

Dari rekaman video yang menjadi viral, pemuda itu mendekati Anning dari sisi samping-belakang, saat dia berbicara di depan kamera.

Pemuda itu kemudian memecahkan telur di kepala bagian belakang sang senator. Spontan Anning langsung menggampar pemuda itu.

Sempat terjadi perkelahian singkat sebelum akhirnya pemuda itu diringkus oleh orang-orang yang ada di situ.

Selain itu, beberapa orang juga membuat petisi di Change.org yang menyerukan supaya Anning dicopot dari parlemen Australia.

Petisi itu telah ditandatangani lebih dari 250 ribu kali.

Senator Anning tidak punya tempat di pemerintahan negara kami yang demokratis dan multicultural,” bunyi petisi itu.

Kami meminta dia dikeluarkan dari posisinya sebagai senator, dan diselidiki oleh lembaga penegak hukum karena mendukung terorisme sayap kanan."

Tidak ada tempat di pemerintahan Australia untuk Neo-Nazi. Tidak ada tempat untuk fanatisme. Tidak ada tempat untuk pidato kebencian.”

Tak hanya para aktivis, beberapa politikus juga mengutuk pernyataan Anning.

Perdana Menteri Scott Morrison juga mengecam komentar sang senator independent itu dalam sebuat tweet di hari Jumat.

“'Pernyataan Senator Fraser Anning menyalahkan serangan pembunuhan oleh seorang teroris ekstremis sayap kanan di Selandia Baru tentang imigrasi menjijikkan. Pandangan ini tidak memiliki tempat di Australia, apalagi di Parlemen Australia,” bunyi cuitan itu.

Seperti itu dedengkot Partai Buruh Tony Burke mengatakan kepada ABC, “Normalisasi kefanatikan adalah sesuatu yang tidak hanya terbatas padanya.”

Pemimpin oposisi Bill Shorten juga menyuarakan kemarahannya atas komentar Anning.

Sementara keluarga-keluarga di Christchurch meratapi orang-orang terkasih yang telah hilang, seorang senator Australia yang tidak jelas melihat tindakan terorisme dan tragedi ini sebagai kesempatan untuk menyalahkan para korban pembunuhan,” twitnya.

Mehreen Faruqi, wanita Muslim pertama yang terpilih untuk parlemen federal, menunjuk Senator Anning dan Pauline Hanson sebagai politisi yang menargetkan Muslim.

Ada darah di tangan politisi yang menghasut kebencian. Bagi saya, ada hubungan yang jelas antara politik kebencian mereka dan kekerasan yang memalukan dan tidak masuk akal di Christchurch ini,” tulisnya.

Senator Anning, yang dikeluarkan dari Partai Katter Australia, memicu reaksi negatif pada hari Jumat, dengan orang-orang segera mengutuknya di media sosial.

Supremasi kulit putih (ideologi Anda) membunuh orang-orang ini. Tutup mulutmu dan berikan hormat,” tulis seseorang di Twitter.

Mundur. Anda tidak pantas untuk mewakili rakyat Australia,” kata orang lain.

Orang ketiga menambahkan: “Anda memalukan bagi kemanusiaan.”

Menyerang Masjid di Selandia Baru
Dalam pernyataan tindak lanjut, Senator Anning mengatakan dia menentang segala bentuk kekerasan dalam masyarakat dan benar-benar mengutuk tindakan pria bersenjata itu.

Apa yang disoroti adalah meningkatnya ketakutan dalam komunitas kami, baik di Australia dan Selandia Baru, akan meningkatnya kehadiran Muslim,” katanya.

Komentar mengejutkan Senator Fraser Anning muncul setelah berita tentang penembakan berganda di dua masjid di Selandia Baru pertama kali pecah pada hari Jumat pagi.

Sumber: suar.grid.id




Subscribe to receive free email updates: