Warga Menangkap Buaya yang Diduga Memangsa Manusia, Isi Perutnya di Periksa

Warga Menangkap Buaya yang Diduga Memangsa Manusia, Isi Perutnya di Periksa

Seekor buaya sepanjang 15 kaki atau 4,5 meter ditangkap empat hari setelah diyakini memakan seorang nelayan.

Penduduk setempat mulai memburu buaya yang berbobot 498 kg setelah jasad seorang nelayan bernama Cornileo Bonite ditemukan tak utuh di tepi sungai Palawan, Filipina, Selasa (27/11/2018).

Jasad korban ditemukan dalam kondisi lengan kanan dan kaki kirinya hilang.

Reptil tersebut akhirnya ditangkap pada Sabtu (1/12/2018) pagi dan akan dibawa ke penangkaran.

Dokter hewan akan memeriksa buaya tersebut untuk mengetahui apa yang terakhir dimakannya.

Pemukat lokal bernama Vincent Pamploma mengatakan, buaya mengancam hidup manusia sehingga mereka menangkapnya.

Buaya telah membuat orang-orang sekitar takut, apalagi buaya tersebut diduga baru saja memakan seorang nelayan.

"Saya lega, buaya itu telah ditangkap, tapi ada banyak buaya di sungai. Jadi, memancing itu berbahaya," ujarnya.

Jovic Fabello, juru bicara dari Pelawan Council for Sustainable Development Staff (PCSDS) mengatakan, buaya air asin tersebut diperkiran memiliki berat 498 kg.

Buaya tersebut, lanjutnya, ditemukan di muara sungai setelah terperangkap oleh Palawan Wildlife Refuge and Rescue Center (PWRRC).

Jovic mengungkapkan buaya tersebut akan dibawa ke Puerto Princesa City untuk diperiksa perutnya.

"Kami juga akan memastikan apakah buaya tersebut membunuh nelayan yang sebelumnya ditemukan tak bernyawa," katanya.

Menurut Jovic, buaya tersebut akan diawasi pihak berwenang agar tidak membahayakan bagi orang-orang.

Ensign Allison Tindog, juru bicara Penjaga Pantai daerah Palawan, mengatakan buaya akan diangkut ke Puerto Princesa menggunakan kapal patroli kelas Parola BRP Cabra.




data-matched-content-rows-num="3" data-matching-content-columns-num = 3 data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">