Terharu, Dua Sejoli Menikah di Rumah Sakit, Kaki Mempelai Wanita Sempat Terancam di Amputasi

Terharu, Dua Sejoli Menikah di Rumah Sakit, Kaki Mempelai Wanita Sempat Terancam di Amputasi

Dua sejoli yang melangsungkan pernikahan di rumah sakit Grand Med Lubukpakam Kabupaten Deliserdang dan viral di media sosial diketahui merupakan Kurniadi Saragih dan Juwita Sundari.

Pernikahan keduanya ini dilangsungkan di rumah sakit pada Sabtu, (8/12/2018) sore sekitar pukul 17.30 WIB.

Tribun-Medan.com sempat menjenguk Juwita Sundari Senin, (10/12/2018).

Setelah melangsungkan pernikahan ia masih tetap dirawat di ruang kamar 324 kamar lantai III.

Kedatangan Tribun pun disambut baik oleh Juwita beserta bapak dan kakaknya.

Saat itu Kurniadi tidak berada di dalam ruangan karena disebut sedang bekerja.

"Dia lagi kerja bang, dia kerja sebagai scurity hotel. Ya karena lagi kerja dia bapak sama kakak lah yang menemani saya di sini. Sudah dua bulan saya di rumah sakit ini ya seperti inilah kondisinya belum tau kapan diperbolehkan pulang. Sekarang semua ganti-gantian jaga saya di rumah sakit"ujar Juwita.

Saat ini kondisi kaki kanannya terlihat sedang diperban. Diketahui kalau ia mengalami kecelakaan kerja.

Saat disinggung mengenai persoalan kakinya ini Juwita tidak bersedia untuk bercerita banyak.

"Saya kerja pabrik, cuma kalau itu enggak ada masalah. Ya namanya inikan musibah. Saya dan suami itu pacaran satu tahun. Kami ketemunya diacara pesta saudara saya. Dia undangan saat itu. Kalau usia lebih tua saya. Dia usianya 26 tahun sedangkan saya 30 tahun,"kata Juwita.

Ia menceritakan musibah yang ia alami terjadi pada 14 Oktober lalu.

Disebut kalau rencananya tanggal 15 nya itu ia dan suaminya sudah merencanakan untuk menyebar undangan.

"Pihak keluarga sebenarnya sudah menentukan kalau tanggal 8 Desember itu acara akad sekaligus resepsi. Jadi kemarin suami saya dan keluarganya juga sepakat, meski kondisi saya seperti ini tapi mereka tidak mau untuk mengundur-undur melangsungkan akad pernikahan makanya dilakukan tanggal 8 Desember. Kalau resepsi nantilah setelah saya pulang," kata Juwita.

Ia mengaku merasa bahagia dan yakin kalau suaminya itu adalah orang yang paling baik. 

Sebab tidak ada yang berubah dari sang suami meskipun kondisinya saat ini masih terbaring di rumah sakit.

"Ya kami sebenarnya sudah pasrah. Apalagi sebelumnya sempat mau di amputasi kaki anak saya ini. Tapi untunglah kondisinya makin membaik dan tidak jadi di amputasi," kata Enzi Abdullah bapak Juwita. 

Sumber: tribunnews.com




Subscribe to receive free email updates: