Banjir Bandang Terjang Tiga Kecamatan di Tasikmalaya, 3 Orang di Kabarkan Meninggal Dunia

Banjir Bandang Terjang Tiga Kecamatan di Tasikmalaya, 3 Orang di Kabarkan Meninggal Dunia

Banjir bandang melanda kawasan selatan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018).

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, luapan air merendam ratusan rumah di tiga kecamatan yaitu Cipatujah, Karang Nunggal, dan Culamega.

Tak hanya merendam rumah warga, banjir bandang juga menggerus jembatan di Kecamatan Cipatujah.

Akibatnya, akses menuju Kabupaten Garut lewat Cipatujah terputus.

"Banjir yang sekarang ada di Karang Nunggal ada tiga desa. Jembatan putus lokasinya di Ciandum Ciheras. Kami sudah menurunkan perahu dan sejumlah personel untuk menangani banjir di Karang Nunggal," kata Kabid Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Ria Supriatna.

Untuk penanganan jembatan putus di Cipatujah, kata Ria, pihaknya berkoordinasi dengan aparat Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) karena lokasinya masuk jalan nasional.

Saat ini, petugas BPBD Kabupaten Tasikmalaya sudah menurunkan tim ke lokasi bencana. Berbagai alat juga disiagakan, termasuk penyedot air, perahu karet, ekskavator.

3 MENINGGAL DUNIA AKIBAT BANJIR DAN LONGSOR DI TASIKMALAYA

Tiga orang menjadi korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Dua tewas karena tenggelam terseret arus banjir bandang, dan satu tewas akibat tertimbun longsor.

Jumlah korban tewas itu berdasarkan data dari Pemkab Tasikmalaya. 

Rinciannya satu tewas akibat longsor di Kecamatan Culamega, satu orang bernama Odin tewas setelah hanyut terbawa banjir di daerah Cikupa, Karangnunggal, dan satu jenazah perempuan tanpa identitas yang diperkirakan terseret banjir bandang di Cipatujah.




data-matched-content-rows-num="3" data-matching-content-columns-num = 3 data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">