Tidak Mau Diajak Rujuk, Sang Suami Tega Siram Istri dan Mertua dengan Air Keras


Tidak Mau Diajak Rujuk, Sang Suami Tega Siram Istri dan Mertua dengan Air Keras

Desi (29) dan ibunya Zainab (52) mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. 

Keduanya disiram air keras oleh suami Desi yaitu Jhoni (29), Minggu (28/10) sekitar pukul 02.00 WIB.

Kasus tersebut terjadi di rumah korban, Jalan Raya Sungai Kakap Dusun Merak RT 004/RW 009. 

Jhoni tega menyiramkan air keras lantaran kesal dengan Desi yang tak mau diajak balikan. Karena keduanya sudah sekitar dua bulan pisah ranjang.

Burhanudin (24), putra Zainab mengaku tidak menyangka pelaku yang tak lain abang iparnya itu tega menganiaya ibu dan kakaknya.

Sebelum tau siapa pelaku penyiraman air keras, ia sudah curiga kepada Jhoni. Karena pasti dilakukan orang yang tau kondisi dan keadaan rumah, kalau bukan orang dekat.

Selain itu, setelah kejadian beberapa warga juga mengaku sempat melihat motor Supra X yang biasa pelaku pakai. Pelaku lewat jalan raya depan,” ujarnya kepada Rakyat Kalbar, Minggu (28/10).

Saat kejadian penyiraman, Burhanudin dan keluarganya yang lain sedang tidur pulas. Ia tidur di kios depan rumah. Sedangkan di rumah orangtuanya, ada empat orang. 

Ada ibu saya (Zainab), kakak saya, (Desi), adik saya dan temannya yang berada di rumah,” jelasnya.

Desi dan Zainab sedang tidur di kamar depan. Burhanudin mendengar teriakan yang begitu keras dari kedua korban. 

Spontan ia terbangun. Teriakan tersebut juga sontak membuat tetangga terbangun.

Saat sampai di depan rumah, saya dan tetangga melihat kondisi kedua korban sudah dalam kondisi kesakitan, karena mengalami luka bakar dibeberapa bagian tubuh,” ceritanya.

Zainab luka dibagian wajah, dada, tangan dan belakang. Sedangkan Desi mengalami luka bakar sebelah kiri. Kondisi luka keduanya tampak sudah melepuh. 

Di dalam kamar masih tercium bau cuka getah,” jelasnya.

Kedua korban mengaku didatangi seorang yang tidak dikenali. Pelaku membawa tas. Kemudian pelaku mengeluarkan botol berisi air yang disiramkan ke korban.

Desi yang pertama kali kena siram. Karena ia tidur di sebelah kiri dekat pintu. Setelah itu, pelaku menyiram Zainab. 

Saya rasa tidak sekali disiramkan pelaku,” duganya.

Kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kakap untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Keduanya terus merintih kesakitan dan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Sultan Syarif Muhammad Alkadrie (SSMA) Pontianak sekitar pukul 03.00 WIB.

Saya juga melapor ke Mapolsek Sungai Kakap,” jelas Burhanudin.

Oscar (27), yang rumahnya bersebelahan dengan kediaman korban mengatakan, sekitar pukul 02.00 WIB mendengar teriakan dari kedua korban. 

Ternyata keduanya menjadi korban penyiraman air keras. Dirinya pun tak menyangka Jhoni yang dikenalnya selama ini baik tega melakukan perbuatan keji tersebut.

Dia (Jhoni) kepribadiannya baik, ramah dalam pergaulan di lingkungan,” ucapnya.

Pascakejadian penyiraman tersebut, warga memang curiga pelakunya Jhoni. 

Pasalnya, ada warga yang melihat kendaraan pelaku melintas tak lama setelah peristiwa itu terjadi. Mereka juga mengetahui bahwa Jhoni dan Desi ada permasalahan rumah tangga.

Hampir dua bulan , sepasang suami istri ini sudah pisah tidur. Desi diketahui menetap di rumah ibunya (Zainab) selama kurang lebih dua bulan. 

Saya tidak tau pasti, apa masalah kedua belah pihak ini ingin bercerai. Yang jelas sih masalah rumah tangga lah,” terangnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel