Tak Terima Agama, Negara dan Ayahnya di Hina, Khabib Nurmagmedov Ngamuk


Pertandingan UFC 229 antara Khabib Nurmagomedov vs Conor McGregor berakhir ricuh. 

Disebut, alasan penghinaan pada agama, negara dan orangtua Khabib yang membuat ricuh.

Pertandingan cabang olahraga gulat atau MMA (Mixed Martial Arts) Khabib Nurmagomedov vs Conor McGregor pada 6 Oktober itu menjadi perbincangan.

Malam itu, pertandingan Khabib Nurmagomedov vs Conor McGregor yang dilaksanakan di T-Mobile Arena, Las Vegas Valley, Nevada, United States mendadak berubah ricuh.

Kericuhan terjadi setelah pegulat asal Rusia, Khabib Nurmagomedov, keluar arena lalu menyerang teman satu tim Conor McGregor.

Sebelumnya, Conor McGregor dipaksa menyerah oleh cekikan kuncian Khabib Murmagomedov.

Pada detik-detik awal pertandingan, McGregor memang sudah terlihat kualahan.

Hingga pada akhirnya McGregor dihajar oleh Nurmagomedov di lantai arena.

Serangan pamungkas 'The Eagle' diluncurkan dengan melakukan kuncian cekikan pada McGregor.

Cekikan dari Khabib Nurmagomedov itu memaksa McGregor melakukan tapout beberapa kali tanda menyerah.

Khabib Nurmagomedov pun dinyatakan sebagai pemenang.

Entah mengapa, Nurmagomedov langsung berlari melompati pagar keluar arena dan melakukan serangan.

Hal tersebut memancing rekan tim lain dari pegulat dengan julukan 'The Notorius' tersebut.

Rekan-rekan McGregor ikut menyerang Nurmagomedov.

Kericuhan di luar arena itu semakin menjadi-jadi setelah rekan setim Nurmagomedov masuk arena dan menyerang McGregor yang sedang pemulihan pasca kalah tanding.
Aksi saling serang antar tim pun terjadi dan seketika suasana di T-Mobile Arena menjadi tak terkendali.

Beberapa polisi pun akhirnya dilibatkan karena kericuhan sulit dilerai.

Setelah kericuhan mereda dan kedua kubu lebih tenang, konferensi pers pun dilakukan.

Pemain asal Rusia dan pemain asal Irlandia itu memberikan keterangan di hadapan media.

Dilansir dari Complex, Khabib Nurmagomedov meminta maaf karena telah memancing keributan di pertandingan UFC 229.

Namun ia merasa bahwa ia memiliki alasan yang kuat untuk melakukan hal tersebut.

Khabib Nurmagmedov menyampaikan bahwa dirinya yang melompati pagar tak sebanding dengan apa yang dilakukan McGregor sebelumnya.

"Ini memang bukan sisi terbaikku," tuturnya dalam konferensi pers setelah tanding.

Ia lalu menunjuk ke arah McGregor sambil berkata, "Dia telah menghina agamaku, menghinaku negaraku, menghina ayahku."

Nurmagomedov pun menuturkan kebrutalan yang dilakukan McGregor sebelum hari pertandingan digelar.

"Dia datang ke Brooklyn dan menghancurkan bus, hampir membunuh beberapa orang. Mengapa orang-orang masih bicara soal aku yang melompat pagar? aku sudah mencoba menghargai."

Sebelumnya McGregor memang terekam kamera melakukan tindakan yang membahayakan.

Ia melempar kursi dan beberapa benda lain ke arah bus tim Nurmagomedov yang baru saja tiba.

Aksi McGregor itu membuat kaca bus pecah dan melukai beberapa orang.

Khabib menyesal telah membiarkan amarahnya menguasai dirinya dan melakukan hal yang memancing keributan.

Namun tim McGregor membuat kesalahan besar dengan melakukan provokasi terhadap tim Nurmagomedov.

Tiga orang dari tim Nurmagomedov yang masuk arena dan menyerang McGregor pun terancam hukuman penjara.

Namun hal tersebut batal terjadi setelah McGregor menolak untuk mengasuskan hal tersebut.





Subscribe to receive free email updates: