Masya Allah, Demi Selesaikan Azan, Muadzin Ini Rela Tubuhnya di Terjang Tsunami

Masya Allah, Demi Selesaikan Azan, Muadzin Ini Rela Tubuhnya di Terjang Tsunami

Banyak cerita pilu mewarnai proses evakuasi korban gempa dan tsunami  di Palu, Sulawesi Tengah.

Satu di antaranya cerita Agil Abil seorang mahasiswa S1 Jurusan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu.

Jenazah Agil Abil ditemukan di Masjid Agung Darussalam Palu.

Sebelum gempa dan tsunami menerjang Agil diketahui sedang mengumandangkan azan Maghrib.

Ia diketahui meninggal setelah mendapatkan terjangan gempa dan tsunami saat sedang mengumandangkan azan.

Agil memilih tinggal untuk menyelesaikan tugasnya tersebut meskipun jemaah masjid sudah berlari meninggalkan tempat ibadah umat Islam tersebut.

Saat azan selesai, Agil ditemukan meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan masjid.

Kabar duka meninggalnya Agil ini dibagikan oleh akun Facebook bernama Ronal Elsrasyid pada Minggu (30/9/2018).

"Akhi Agil ababil (Kader KAMMI Palu) sdh dipanggil Allah swt. Beliau meninggal saat Ingin menyelesaikan Azan nya meskipun semua jamaah sdh pada lari keluar Masjid dan saat azan telah selesai beliau kumandangkan, Allah panggil beliau sebagai salah satu Hadiah karna telah berjuang memanggil Umat. Selamat jalan , teman seperjuangan kami .. Semoga Amal ibadah beliau di terima di sisi Allah SWT .. Amin .."

Sontak, unggahan tersebut langsung mendapatkan 19 ribu komentar dan telah dibagikan 9,6 ribu kali.

Kabar meninggalnya Agil juga sampai ke telinga ustaz Yusuf Mansur, ternyata Agil merupakan anggota dari bisnis PayTrens milik ustaz kondang tersebut.

Ustaz Yusuf Mansyur mengaku menangis mengetahui kabar wafatnya Agil saat mengumandangkan azan di masjid.

"Sahabat kami, PayTreners, Agil Abil. Wafat saat azan di masjid. Runtuh saat gempa. Yaa Allah. Nangis nih saya. Begini nih akhlak PayTreners. Membaik shalatnya. Membaik akhlaknya. Soal wafat, emang dah umur. Tapi kan kalo husnul khatimah? MaasyaaAllah. Nikmat sekali. Bismillaah walhamdulillaah," tulis Ustaz Yusuf Mansyur di unggahan instagramnya.

Sejumlah netizen pun ramai-ramai mendoakan Agil.

taufikmustofa: Subhanallah semoga Husnul khatimah Aminn Allahuma Aaminn

hayatidiazibram: Subhanallah..

reny_lucyano: Khusnul khotimah aamiin

urmanisa: Subhanallah inalilahi wainailaihi rojiun, smg husnul khotimah

defdefrilia: Subhanallah....,, khusnul khotimah

Seperti diketahui, Indonesia masih diselimuti oleh duka setelah gempa tsunami Palu meluluhlantahkan bumi Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018).

Gempa berkekuatan 7,4 SR menjadi pemicu terjadinya ombak tsunami setinggi 1,5 - 3 meter yang kemudian menyapu harta dan nyawa warga Palu, Sulteng.



Sumber: surya.co.id



data-matched-content-rows-num="3" data-matching-content-columns-num = 3 data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">