Alasan Karena Lapar, Anak 12 Tahun Melakukan Pembunuhan dan Memakan Korbannya

Alasan Karena Lapar, Anak 12 Tahun Melakukan Pembunuhan dan Memakan Korbannya

Media Rusia , Russia Today, melansir sebuah berita pembunuhan sadis yang terjadi di sebuah desa dekat St Petersburg , 5 Oktober 2018.

Peristiwa yang menyentak Rusia ini berawal saat polisi menemukan jasad seorang pria bernama Aleksey Popovich ( 21) yang termutilasi di sebuah rumah, Rabu (3 / 10/ 2018) lalu.

Rumah itu merupakan rumah korban sendiri. Polisi memulai penyelidikan, dan menetapkan dua orang sebagai tersangka.

Mereka adalah pasangan kekasih , pria berusia 22 tahun, dan seorang bocah perempuan berusia 12 tahun.
Kedua tersangka ini tinggal menumpang di rumah pelaku. Pada Selasa ( 3 /10 / 2018) malam , kedua tersangka terlibat perang mulut dengan korban.

Belum diketahui apa pemicunya . Dari pertengkaran ini , kedua tersangka membunuh pelaku.
Polisi menyebut, korban awalnya tewas ditikam pisau oleh pelaku.

Setelah itu , terjadilah peristiwa mengerikan.

Kedua pelaku memutilasi dan memakan anggota tubuh korban.
Sadis

Dalam pemeriksaan polisi, kedua tersangka mengaku sebagai pasangan kekasih meski terpaut usia begitu jauh.

Pengakuan ini juga membuat polisi akan menjerat tersangka pria dengan kemungkinan pasal hubungan dengan anak di bawah umur.

Kepada polisi , pengakuan kedua tersangka saling berbeda. Bocah berusia 12 tahun itu mengaku dia lah yang membunuh korban.

Dia membunuh korban saat korban tertidur. Setelah itu, dia mulai memutilasi korban , lalu memasak anggota tubuhnya, dan memakannya.

Bocah itu dengan enteng mengatakan ke polisi, dia melakukan itu karena kelaparan.

Di sisi lain, tersangka pria mengaku dia yang membunuh korban saat mereka bertengkar.

Tapi , dia mengakui bahwa kekasihnya yang masih bocah itulah yang memasak anggota tubuh korban.

Terbongkarnya pembunuhan keji ini berawal ketika tersangka akan memasak di pagi hari setelah pembunuhan itu terjadi.

Karena mereka ceroboh, asap memenuhi dapur dan keluar dari jendela.

Warga yang curiga kemudian datang ke rumah untuk memeriksa, sehingga kedua tersangka kabur.

Tapi , hanya beberapa jam kemudian, polisi berhasil menangkap keduanya. Korban , Aleksey Popovich, dikenal warga sebagai pria yang ramah.

Rumah itu merupakan rumah warisan dari ayahnya, yang diperolehnya 10 tahun lalu.
Ibunya menyebut Popovich bukan orang yang punya kehidupan dan pekerjaan mapan.

Tapi , dia dikenal sangat suka membantu sesama.

Beberapa kali, Popovich kerap mengizinkan orang asing numpang bermalam di rumahnya.

Polisi mengidentifikasi tersangka pria berasal dari kawasan Altai , di Siberia, Rusia . Dia disebut seorang musisi.

Sementara , informasi yang didapatkan Russia Today dari situs 47 news. ru, tersangka kedua yang masih berusia 12 tahun, adalah bocah yang dilaporkan hilang dari rumahnya, di Sochi , Rusia.

Dia dilaporkan hilang sejak 4 bulan lalu. Polisi masih menyelidiki bagaimana mereka berdua bisa membina hubungan asmara.

Sumber : tribunnews.com



data-matched-content-rows-num="3" data-matching-content-columns-num = 3 data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">