Perjalanan Cinta Bocah SD dan Siswi SMK Yang Menikah di Bantaeng

Perjalanan Cinta Bocah SD dan Siswi SMK Yang Menikah di Bantaeng

MA alias SM, gadis berusia 17 tahun asal Bantaeng , Sulawesi Selatan itu kini sudah sah menjadi istri RS, bocah baru lulus SD yang berusia 12 tahun.

Keduanya dinikahkan pada Kamis 30 Agustus 2018 kemaren. Kini mereka pun mulai menjalani bahtera rumah tangganya.

SM mengaku tak menyesal menikah di usia muda. Menurut dia, RS memang sudah ditakdirkan menjadi pendampingnya.

Dia pun bercerita soal awal berjumpa dengan sang suami. Saat itu dirinya menghadiri acara hajatan salah satu keluarga. Di situlah perasaan cinta mulai tumbuh.

"Setahun yang lalu ketemunya di acara keluarga. Tukar nomor telepon," ungkap SM, Jumat 31 September 2018.

Dia melanjutkan, pulang dari acara keluarga, keduanya pun selalu berhubungan.

Waktu pulang sekolah jadi waktu favorit untuk bertemu.

"Sering telponan dan ketemuan juga kalau pulang sekolah," imbuh SM.

Merasa cocok, SM mengaku minta dinikahkan. Begitu juga RS yang memiliki keinginan nikah muda.

"Karena sudah satu tahun pacaran, jadi kita minta (ke orangtua) untuk dinikahkan," tutur dia.

RS pun mengaku mantap berhenti sekolah karena ingin fokus bertanggungjawab dan mencari nafkah untuk keluarga barunya.

Menilik usianya, ia harusnya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Saya mau bertani saja. Bertani bawang, kentang dan lain-lain. Saya mau berhenti sekolah," kata RS.

Salaming, ayah RS merestui pernikahan keduanya, justru karena kekhawatiran dinamika pergaulan anak muda.

"Dari pada terjadi hal yang tidak-tidak, mending kita kasih kawin saja," kata Salaming.

Sumber: liputan6.com




Subscribe to receive free email updates: