Memiliki Gambaran Suami atau Istri yang Baik, Adalah Langkah Untuk Mendapatkan Jodoh

Memiliki Gambaran Suami atau Istri yang Baik, Adalah Langkah Untuk Mendapatkan Jodoh
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan bagi kamu pasangan-pasangan dari jenis kamu sendiri agar kamu sakinah bersamanya dan Dia menjadikan cinta dan kasih sayang di antara kamu. Sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi kaum yang berpikir, (QS. ar-Ruum: 21).

Layaknya Nabi Adam AS yang disandingkan dengan Siti Hawa. Keduanya adalah dua insan yang saling mencinta dan berkasih sayang. Siti Hawa diciptakan dari tulang rusuk Nabi Adam.

Begitu pun dengan seorang lelaki di dunia ini, pasti akan menemukan tulang rusuk yang sesungguhnya. Hingga, keduanya terjalin dalam ikatan pernikahan dan menjalin rumah tangga bersama. Allah SWT berfirman,

ﻭَﻣِﻦْ ﺁﻳَﺎﺗِﻪِ ﺃَﻥْ ﺧَﻠَﻖَ ﻟَﻜُﻢ ﻣِّﻦْ ﺃَﻧﻔُﺴِﻜُﻢْ ﺃَﺯْﻭَﺍﺟًﺎ ﻟِّﺘَﺴْﻜُﻨُﻮﺍ ﺇِﻟَﻴْﻬَﺎ ﻭَﺟَﻌَﻞَ ﺑَﻴْﻨَﻜُﻢ ﻣَّﻮَﺩَّﺓً ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔً ۚ ﺇِﻥَّ ﻓِﻲ ﺫَٰﻟِﻚَ ﻟَﺂﻳَﺎﺕٍ ﻟِّﻘَﻮْﻡٍ ﻳَﺘَﻔَﻜَّﺮُﻭﻥَ

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan bagi kamu pasangan-pasangan dari jenis kamu sendiri agar kamu sakinah bersamanya dan Dia menjadikan cinta dan kasih sayang di antara kamu. Sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi kaum yang berpikir, (QS. ar-Ruum: 21).

Dari ayat tersebut dijelaskan bahwa Allah SWT menciptakan manusia di muka bumi ini pasti berpasangan. Semua orang pasti menemukan pasangannya.

Dan darinya, mereka akan membentuk keluarga yang penuh kasih sayang di dalamnya. Namun, itu semua tetap tidak akan terwujud jika kita tidak teliti dalam memilih pendamping hidup. Apa maksudnya?

Dengan adanya tuntutan untuk memenuhi tujuan pernikahan sakinah, penuh cinta dan kasih sayang seorang lelaki yang ingin membentuk rumah tangga harus memperoleh gambaran jelas tentang istri yang baik.

Begitu pula dengan perempuan, ia harus memiliki gambaran yang jelas tentang lelaki yang baik dijadikan suami.

Gambaran ini harus dimiliki sebab bila seorang lelaki atau perempuan tidak memilikinya, tentu ia tidak akan dapat mewujudkan rumah tangga sakinah, penuh cinta dan kasih sayang yang menjadi landasan terbentuknya rumah tangga yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Jika kebetulan ia mendapatkan pasangan hidup yang baik sesuai yang digariskan oleh Islam, kemungkinan besar ia akan dapat mewujudkan tujuan pernikahan tersebut.

Akan tetapi, kalau ia mendapatkan jodoh yang tidak baik, tentu malapetaka yang akan ia dapatkan dalam rumah tangganya.

Gambaran tentang orang yang baik dijadikan istri atau suami haruslah sesuai dengan tuntunan agama yang telah digariskan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Hal ini menuntut seseorang mengetahui dan mendalami sifat-sifat perempuan atau laki-laki yang baik dijadikan istri atau suami.

Sehingga kelak dia dapat menilai apakah pasangan yang diinginkannya itu benar-benar memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Islam atau tidak.

Dengan mengetahui sifat-sifat ini seseorang akan memperoleh pegangan kokoh dalam menilai calon pasangannya, apakah baik atau buruk dan dapat menciptakan rasa sakinah, penuh cinta dan kasih sayang dalam kehidupan keluarga atau tidak.

Ringkasnya, setiap perempuan atau lelaki yang hendak menempuh pernikahan harus mempelajari secara benar ciri-ciri lelaki atau perempuan yang baik untuk menjadi pasangannya menurut ketentuan Islam.

Dengan bekal inilah mereka akan dapat memilih dan menentukan mana calon yang baik dan mana calon yang tidak baik bagi dirinya.

Dengan memiliki gambaran yang pasti seperti digariskan oleh Islam, insya Allah kehidupan suami istri akan mencapai sasaran yang dikehendaki Allah dan Rasul-Nya.

Sumber: islampos.com



data-matched-content-rows-num="3" data-matching-content-columns-num = 3 data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">