Istri Baru Pulang dari Taiwan Minta Cerai, Suami Pilih Akhiri Hidupnya


Kasus bunuh diri seorang pria di Kab. Tulungagung cukup membuat heboh dunia maya, pasalnya di beritakan dari berbagai sumber bahwa masalahnya adalah karena istrinya yang baru pulang dari Taiwan yang bekerja sebagai TKW memintanya untuk bercerai.

Salah satu akun yang memberitakan kejadian ini adalah akun fb Yuni Rusmini, dalam postingannya Yuni Rusmini juga menyertakan status fb korban bunuh diri tersebut.

Berikut Ini Status Akun Fb Yuni Rusmini:

Demi membuktikan rasa cinta Dan sayang PADA ANAK DAN ISTRI, PRIA INI RELA BUNUH DIRI.

(Seorang kibod/seniman campursari).

Isi curhatan di status fb nya:

"Semua perjuanganku sia2 kenapa kepulanganmu bukan untuk mengatasi masalah anak tp menekanku agar kita berpisah...apa ada orang lain...? Apa tak bisa di bicarakan pelan2 setelah masalah anak....?? Kenapa harta membuatmu berubah.. ?? Kemarin anak rewel minta dikeloni ayah ibu kenapa kamu tak mau knp tak bisa menjaga perasaan anak..?? Mana naluri seorang ibu..?? Kau pulang bukan bahagia yg ku dapat tp kekecewaan yg amat berat....!!! Mungkin ini jalan terbaik untuk ku....!! Turuti egomu !!! Berbahagialah di atas penderitaan suami..!! Tak perlu kau sesali...maafkan semua kesalahanku..!! Maafkan aku teman2...semua perjuangan dan pengorbananku tak ada artinya...!!! Ingat..Semua akan ada balasan atas perbuatanmu selamat tinggal..!! Kutepati janjiku daripada bercerai lebih baik mati."

Inilah diduga sebuah pesan terakir dari Tri Mulat Hadi Rencana ( 36 ) alamat RT 1, RW 2, Dsn Dawuhan, Desa Podorejo, kec. Sumbergempol, kab. Tulungagung Jawa Timur yang ditemukan tewas dengan cara gantung diri di rumah mertuanya.

Kejadian diketahui pada Minggu ( 16 /09 ) pukul 12.45 Wib.

Sebelum nekat mengakhiri hidupnya, Korban diduga ada masalah keluarga dengan isteri yang bekerja sudah 2 tahun 8 bulan sebagai TKW di Negara Taiwan.

Sejak 4 hari yang lalu istrinya pulang kampung dengan tujuan menyelesaikan masalah perceraian.

Rupanya keduanya belum ada Solusi, tetapi Korban sudah mengiklaskan Nyawanya untuk meninggalkan Anak dan Istri yang teramat dia cintai.

Saat dirumah sepi, korban nekat gantung diri dengan menggunakan tampar plastik warna orange dengan panjang sekitar 2 Meter yang ditali diatas kayu bandar Dengan memanjat menggunakan jerigen plastiik.

Mengetahui Ayahnya bunuh diri, Desra yang merupakan anak korban dan masih kelas 2 SD, berteriak memanggil ibunya.

Mendengar teriakan itu , isteri korban ( Sri Astutik ) lari dan naik kursi kayu memotong tampar plastik menggunakan sabit dan korban jatuh telungkup diatas tempat tidur sudah tidak bernyawa.

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas Iptu Sumaji membenarkan kejadian tersebut.

"Diduga ada masalah keluarga sehingga korban nekat bunuh diri." terang Sumaji.

Ditambahkannya , Saat ini korban sudah dilarikan ke Rsud Dr Iskak Tulungagung.

Pembelajaran, dekatkan diri pada Allah ketika Kita sdg punya masalah, agar Kita sll ingat hidup mati Jodoh rejeki, manusia hanya bisa berusaha dan Allah yg menentukan ( hanya rahasia Allah).

Sumber: Yuni Rusmini




Subscribe to receive free email updates: