Nasehat Bagi Ukhty yang Akan Menikah

Nasehat Bagi Ukhty yang Akan Menikah

Wahai Ukhty, jika suatu saat nanti engkau telah menjadi seorang Isteri, Jadilah engkau laksana seorang bidadari yang selalu memercikkan pesona cahaya dalam keluarga yang mampu menerangi hati seorang suami dalam setiap langkah hidupnya.

Jagalah selalu nama baik suami dari orang-orang di sekelilingmu,

Janganlah begitu mudahnya engkau menceriterakan keburukan dan kejelekan suami sekalipun hal itu terlihat salah di matamu.

Ketika engkau ditinggalkan oleh suami untuk mengais rezeki demi menafkahimu dan menafkahi anak-anakmu, Maka peliharalah selalu kehormatanmu.

Jangan sekal-kali mengkhianati serta mendurhakai kepercayaan yang telah diberikan oleh seorang suami.

Terlebih-lebih engkau sampai punya niat untuk berbuat selingkuh yang hanya untuk menghilangkan kesepianmu.

Begitu pula untuk engkau yang lagi merantau berada nan jauh di seberang sana.

Jangan duakan cinta seorang suami apapun alasannya, sementara suami begitu setianya menunggumu untuk kembali.

Wahai Ukhty, ketika malam telah bergelayut menggantikan terangnya sinar mentari, Sempatkanlah untuk barang sejenak, tataplah rona wajah suami dikala dia terlelap dalam tidurnya.

Dikala dia tengah memimpikan untuk selalu hidup bersamamu,

Dikala dia tengah memimpikan untuk selalu dapat membahagiakanmu.

Betapa tampak lelahnya dia setelah seharian membanting tulang yang semata-mata demi bisa menafkahimu.

Demi keluarganya yang selalu ingin dicukupi segala kebutuhan yang menjadi kewajibannya.

Hanya satu keinginan yang ada dalam pikirannya.

Yaitu ingin menjadi seorang Imam yang baik dalam keluarganya, bagi isterinya dan juga anak-anaknya.

Semata-mata hanya berharap menjadikan keluaganya menjadi sakinah, mawaddah warahmah yang selalu mendapat Ridha-Nya.

Wallahul Musta'an




data-matched-content-rows-num="3" data-matching-content-columns-num = 3 data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">