Sering di Sia-Siakan, Inilah 3 Manfaat dari Daun Kelor

Sering di Sia-Siakan, Inilah 3 Manfaat dari Daun Kelor

Dunia tak selebar daun kelor. Beberapa orang mungkin hanya mengenal daun kelor dari peribahasa tersebut. Selebar apa sebenarnya daun kelor ini, barangkali mereka pun tak tahu.

Tanaman kelor sudah sejak lama diyakini bermanfaat untuk kesehatan.

Tak sedikit orang yang mengandalkannya sebagai obat alami untuk sakit mata, biduran, atau luka bernanah.

Di internet, Anda dapat dengan mudah menemukan ramuan herbal dari bahan kelor.

Di balik itu, ada juga yang menggunakan kelor sebagai penolak bala atau penangkal kekuatan gaib.

Lihat saja rumah-rumah yang menggantung kelor di atas pintu utamanya. Bisa jadi si penghuni masih memiliki kepercayaan mistik ini.

Menarik, kan? Yuk, kenalan lebih dekat lagi dengan kelor!

Kelor, si Tanaman 'Ajaib'

Banyak ditemui di negara-negara Asia seperti Pakistan, Bangladesh, dan Afghanistan, kelor (Moringa oleifera) mungkin bisa disebut sebagai 'tanaman serba bisa'.

Hampir setiap jengkalnya dapat dimanfaatkan untuk pengobatan, baik daun, kulit batang, biji, hingga buahnya.

Menurut buku “Khasiat Dahsyat Daun Kelor” yang ditulis dr. Erna Nurcahyati, sejak zaman kuno, para tabib India telah menggunakan kelor untuk menangani beragam penyakit.

Mulai dari sakit kepala sampai depresi.

Erna juga menulis bahwa daun kelor mengandung berbagai zat penting di dalamnya, seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

Serbuk daun kelor, misalnya, setara dengan 10 kali vitamin A yang terdapat dalam wortel dan 17 kali kalsium yang terdapat dalam susu.

Dilansir Healthline, berikut ini tiga manfaat daun kelor yang telah didukung oleh berbagai penelitian medis:

Membantu menyurutkan kadar gula darah

Sejumlah studi menunjukkan bahwa tanaman kelor mungkin dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

Meski demikian, sebagian besar penelitian lebih banyak dilakukan pada hewan, dan pengkajian pada manusia masih terbatas.




Subscribe to receive free email updates: