Manfaat Kunyit Untuk Mengobati Penyakit Kanker Hati

Kanker hati merupakan salah satu jenis penyakit keganasan yang paling ditakuti. Pasalnya, selain hati merupakan organ yang sangat penting, kanker jenis ini juga sangat sulit diatasi.

Berbagai jenis obat diteliti demi menyembuhkan penyakit yang satu ini. Salah satu yang dianggap paling menjanjikan adalah kunyit.

Mengenal pentingnya peran hati

Hati merupakan organ sekaligus kelenjar terbesar yang ada dalam tubuh manusia.

Berbagai fungsi penting dipegang olehnya. Salah satu yang utama adalah perannya sebagai penetralisir racun yang masuk ke dalam tubuh.

Ketika fungsi ini terganggu, otomatis sistem pertahanan tubuh juga jadi rapuh dan mudah sakit.


Tak sampai di situ, berbagai fungsi penting hati juga ikut terpengaruh.

Faktanya, hati adalah organ sejuta peran, termasuk pengatur kadar gula darah, pengendali penggumpalan darah ketika terjadi luka, penghasil albumin, serta penyimpan berbagai vitamin serta mineral. Kanker hati akan merusak semua peran vital ini.

Mengapa terjadi kanker hati?

Sampai sejauh ini, belum ada satupun teori yang dapat menjelaskan penyebab pasti kanker hati.

Pemicunya multifaktor, mulai dari genetik, riwayat infeksi, gaya hidup hingga obat-obatan.

Walau demikian, ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker hati pada kemudian hari, yaitu:

Jenis kelamin pria

Pria lebih berisiko terkena kanker hati dibandingkan dengan wanita.

Riwayat hepatitis C dan hepatitis B kronis.

Kedua jenis infeksi hati ini berpotensi menyebabkan kerusakan hati atau sirosis. Sirosis sendiri merupakan salah satu faktor risiko kanker hati pada kemudian hari.

Konsumsi alkohol berlebihan

Alkohol dapat mempercepat terjadinya perlemakan hati dan kerusakan hati beserta penurunan fungsinya.

Perlemakan hati nonalkohol

Perlemakan hati bisa terjadi sekalipun orang tersebut bukan merupakan pecandu alkohol.

Bila sudah terjadi perlemakan, potensi terserang kanker hati akan jauh lebih tinggi.

Sirosis hati

Kerusakan hati yang bersifat permanen ini mampu meningkatkan risiko kanker hingga berkali lipat.

Sirosis terjadi karena berbagai hal termasuk konsumsi alkohol ataupun infeksi virus hepatitis.

Obesitas

Seorang yang memiliki berat badan berlebih juga tidak luput dari risiko kanker karena terjadinya perlemakan hati.

Begitu pentingnya fungsi hati dan besarnya kerusakan akibat kanker, membuat para dokter serta peneliti berlomba-lomba mencari solusi.

Berbagai jenis obat, baik medis maupun tradisional, diuji untuk mencari pengobatan yang terbaik bagi pasien kanker hati. Salah satu yang dinilai cukup prospektif adalah kunyit.

Peran kunyit dalam pengobatan kanker hati

Salah satu faktor risiko kanker hati adalah sirosis. Dua penyebab paling sering dari penyakit ini adalah konsumsi alkohol dan infeksi virus hepatitis.

Penelitian yang menggunakan kunyit membuktikan bahwa bahan aktif dalam herbal yang satu ini mampu menekan proses peradangan pada sirosis.

Dengan ditekannya proses peradangan, kerusakan yang sedang berlangsung juga ikut dihambat.

Dari sinilah para ahli melihat ada potensi cerah penggunaan kunyit dalam penanganan kanker hati.

Sejalan dengan penelitian tersebut, percobaan lain yang menggunakan tikus juga memberikan hasil serupa.

Percobaan ini menggunakan sekelompok tikus yang mengalami kolangipati kronis, atau kerusakan saluran empedu akibat peradangan dan kehancuran sel-selnya.

Kerusakan ini dapat menyebabkan sumbatan aliran empedu yang berujung pada sirosis dan kanker hati.

Pada penelitian ini, sebagian tikus diberikan ekstrak kunyit sebagai salah satu modalitas dalam pengobatannya.

Hasilnya, tikus yang mengonsumsi kunyit mengalami kerusakan hati yang lebih ringan dan fungsi hati tetap terjaga dengan optimal.

Berangkat dari kedua penelitian ini, para ahli kemudian berkesimpulan bahwa kunyit dapat dijadikan salah satu pengobatan pendukung, di samping pengobatan medis utamanya.

Jadi pengobatan medis dan pengobatan tradisional tetap harus dilakukan secara beriringan.

Dengan demikian, pengobatan orang dengan kanker hati dapat dilakukan dengan hasil yang lebih menjanjikan.

Sumber: klikdokter.com




Subscribe to receive free email updates: