Muslim Wajib Tahu, Inilah Berkah Sahur Di Bulan Suci Ramadhan

LIPUTANTOP.COM - Bulan ramadhan sering juga disebut bulan panen raya dan sarat akan keberkahan, tentunya untuk memanen pahala dengan meningkatkan volume kebaikan.

Berkah atau Al barokah para ulama memaknai adalah bertambah dan berkebangnya kebaikan.

Muslim Wajib Tahu, Inilah Berkah Sahur Di Bulan Suci Ramadhan

Dalam arti keberkahan itu bila berada di tempat sedikit akan menjadikan banyak, demikian juga bila berada di tempat yang banyak akan menjadikan manfaat.

Mengukur keberkahan itu dengan ukuran perubahan wujud dan fisik, ketika kita punya rezeki kemudian dimanfaatkan dan dipergunakan di jalan yang di ridhai, dan di cintai-Nya.

Maka rezeki itu bertambah banyak,dan perubahan wujud rezeki sedikit itu ke yang banyak adalah merupakan keberkahan karena rezeki itu berkembang dan bertambah banyak.

Demikian halnya juga dibulan ramadhan yang penuh berkah ini,apapun yang kita lakukan akan dilipatgandakan pahalanya, bahkan tidur orang yang shaum pun bernilai ibadah.

Adapun Keutamaan sahur dalam bulan ramadhan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menyebut sahur sebagai Al Ghadaa' Al Mubaarak (makanan penuh Berkah),

Sebagaimana disebutkan dalam dua Hadits Al 'Irbadh bin Sariyah dan Abu Darda' Radhiyallahu'Anhumaa :

"Mari makan Al Gadhaa' Al Mubaarak (Makanan Penuh Berkah) yakni Sahur." (H.R. Ahmad, Abu Dawud dan An Nasai).

Selama menjalani ibadah shaum terkadang diantara kita, ada yang meninggalkan sunnah makan sahur atas berbagai alasan, justru dibalik sahur ini sarat dengan kemuliaan dan keberkahan.

Berkah sahur yang paling agung adalah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala telah melimpahkan Ampunan, kepada orang-orang yang menyempatkan waktu makan sahur serta mencurahkan Rahmat-Nya kepada mereka.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :“Makan Sahurlah kalian’ karena sesungguhnya pada Sahur itu ada Barakah.(H.R. Bukhari dan Muslim).

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu'Anhu, Rasulullh Shallallahu'Alaihi wa Sallam Bersabda: "Sesungguhnya ALLAH telah memberikan Barakah melalui Sahur dan Takaran." (H.R. Asy Syirazi, sanad hadits Hasan).

Allah Subhanahu wa Ta’ala dan para malaikat-Nya bershalawat kepada hamba-hamba-Nya yang menyempatkan waktu makan sahur.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Malaikat hanya mendoakan hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala yang di ridhai-Nya, salah satu hamba Allah yang didoakan Malaikat yaitu kepada orang-orang yang makan sahur.

Malaikat juga memohonkan Ampunan bagi mereka seraya berdoa agar Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan maaf kepada mereka yang sahur , dan digolongkan orang-orang yang termasuk dibebaskan dari api neraka.

Makna yang terkandung dari uraian hadits diatas bahwa keberadaan sahur, sebagai barakah sangatlah jelas, karena dengan makan sahur berarti mengikuti sunnah.

Oleh karena itu, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam sangat menganjurkan kita umatnya di bulan ramadhan untuk menyempatkan waktu untuk bangun sahur.

Janganlah kita biarkan ramadhan berlalu tanpa menyempatkan waktu untuk sahur, karena dibalik sahur sarat dengan keberkahan.

Sumber: Abdul Haritz Al Muenthazzari II



data-matched-content-rows-num="3" data-matching-content-columns-num = 3 data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">