Inilah Pahala-Pahala Yang Bisa Diraih Oleh Seorang Istri

Abdul Malik bin Hubaib berkata,  Telah sampai kepadaku bahwa Rasululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda:

Inilah Pahala-Pahala Yang Bisa Diraih Oleh Seorang Istri

Seorang istri siapa saja yang tersenyum di hadapan suaminya dan berterimakasih atas perbuatan suaminya, maka Allah kelak di hari kiamat akan melihatnya, dan seorang istri siapa saja bergembira di hadapan suaminya satu malam, maka kelak ia keluar dari kuburnya bersama istrinya para Nabi, melewati shirot bersama mereka tanpa hisab dan Allah memberinya pahala di syurga sebanyak pahalanya 12 waliyulloh.

Seorang istri siapa saja yang membentangkan tikar untuk suaminya dengan suka rela, maka Allah akan mengharamkan dirinya terhadap api neraka dan memberinya pahala 200 ibadah Haji dan Umrah, ditulis untuknya 200.000 kebaikan dan diangkat untuknya 200.000 derajat di Surga.

Seorang istri siapa saja yang masuk bersama suaminya dalam hamparan satu tikar, maka malaikat dari bawah 'Arsy berseru kepadanya: " Mulailah beramal, karena Allah telah mengampuni dosamu yang telah lalu dan yang akan datang." Dan Allah akan mencatat untuknya pahala seseorang yang memerdekan 100 budak, dan mencatat untuknya dari setiap sehelai rambut dengan satu kebaikan.

Seorang istri siapa saja yang mencium suaminya dengan suka rela maka seakan-akan ia membaca Al-Qur'an 12 kali, dan dengannya Allah akan mencatat dari setiap ayat dalam Al-Qur’an 50 kebaikan, dan setiap ciuman dibangunkan sebuah kota di Surga untuknya.

Seorang istri siapa saja yang mencium kepala suaminya, menyisir rambut dan jenggotnya, maka Allah akan mencatat untuknya pahala kebaikan dengan bilangan setiap sehelai rambut dan ditanamkan untuknya dari setiap sehelai rambut yaitu pohon kurma di Syurga.

Seorang istri siapa saja yang meminyaki rambut kepala suaminya dan memotong kumisnya, maka Allah kelak akan memberinya minum dari sungai-sungai syurga, dimudahkan baginya sakarotul maut,ditulis baginya terbebas dari neraka, mudah lewat di atas shirot dan Allah memberinya pahala sebanyak amalan 60 tahun.

Seorang istri siapa saja yang memotong kuku suaminya, maka kelak ia mendapatkan salah satu taman dari taman-taman syurga di alam kuburnya, Allah membukakan pintu menuju syurga, ditulis baginya setiap kuku 100 kebaikan dan diangkat baginya 100 derajat di syurga.

Seorang istri siapa saja yang menyerahkan seteguk air kepada suaminya maka seakan-akan ia memerdekakan seorang budak, Allah memberinya minum dari telaga kautsar 70 kali tegukan sebelum masuk syurga dan Allah memberinya perhiasan dari perhiasan2 syurga.

Seorang istri siapa saja yang meletakkan hidangan di hadapan suaminya, maka Allah menulis untuknya sebab hal itu pahala ibadah setahun, menulis baginya dengan setiap roti yg dihidangkan dihadapan suaminya 10 kebaikan, diangkat baginya 10 derajat dan diletakkan diatas kepalanya mahkota dari cahaya yang dihias dengan intan permata.

Seorang istri siapa saja yang mencuci baju suaminya, maka Allah memberinya pahala 60 orang yg mati syahid dan tidak bangun dari maqomnya kecuali diampuni segala dosanya.

Seorang istri siapa saja yang memasak untuk suaminya satu periuk, maka Allah mengharamkan neraka baginya.

Seorang istri siapa saja yang membuatkan roti untuk suaminya, amka kelak ia tidak akan mendapatkan mala petaka di hari kiamat dan melewati shirot seperti kilat yg menyambar.

Seorang istri siapa saja yang suaminya ridlo kepadanya, maka Allah meridloinya dan Allah memasukkannya kedalam syurga tanpa hisab.

Seorang istri siapa saja yang tidur sedangkan suaminya meridloinya, maka Allah meberinya pahala seperti pahala yg di berikan kepada Nabi Ayyub alaihis salaam atas ujiannya.

Dan seorang istri mempunyai keutamaan diatas bidadari seperti keutamaan Nabi Muhammad shollallohu alaihi wasallam atas semua makhluk.

Seorang istri siapa saja yang berniat puasa sunnah di malam harinya kemudian suaminya menyuruh utk berbuka lalu ia pun berbuka, maka Allah menulis baginya pahala puasa dan pahala ta'at kepada suaminya, jika ia berkata: "aku berpuasa" maka ia tidak berdosa atas hal itu.

Seorang istri mempunyai syafa'at di hari kiamat seperti syafa'atnya para Nabi, beruntunglah seorang istri yg suaminya meridloinya. ia berdiri dan duduk bumipun memintaakn ampunan utknya, malaikat menulis kebaikan baginya, Allah meridloinya dan masuk syurga tanpa hisab.

Wallohu a'lam.

Adabun Nisa' Li Abdul Malik bin Hubaib.

Sumber: Mutiara Hikmah



data-matched-content-rows-num="3" data-matching-content-columns-num = 3 data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">