Inilah 15 Sunah Rasul Ini Harus Dicontoh Oleh Para Suami

Kalo liat acara TV yang beritanya soal perceraian artis A dengan pasangannya kadang jadi miris.

Apakah lembaga perkawinan sudah gak dianggap penting lagi oleh sebagian besar pasangan sehingga jika ketidakcocokan muncul langsung kata cerai terucap dari bibirnya?

Inilah 15 Sunah Rasul Ini Harus Dicontoh Oleh Para Suami

Perceraian adalah satu-satunya hal halal yang tidak disukai Allah.

Tapi banyak juga orang yang memilih jalan itu karena menyerah dengan pasangannya.

Kalo mau rumah tangga banyak rezeki ya kudu menciptakan kebahagiaan dalam perkawinan.

Kebahagiaan itu gak datang sendiri tapi harus diciptakan.

Yakinlah kalo rumah tangga bahagia itu mudah, kuncinya adalah suami mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Yang dilakukan beliau sangat sederhana tapi ngefek luar biasa sama isteri. Ada yang bilang kalo orang tidak saling jatuh cinta dengan pasangannya tapi mereka jatuh cinta dengan perwujudan dirinya saat bersama pasangannya.

Kebahagiaan tercipta karena pasangan saling berbahagia saat berada bersama pasangannya. Ini yang bahasa sekarang dibilangnya "nyaman".

Apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW pada isteri-isterinya?

1. Satu selimut berdua (H.R. Bukhari).

Dari Atha bin Yasar: "Sesungguhnya Rasulullah SAW dan Aisyah ra biasa mandi bersama dalam satu bejana. Ketika Baginda sedang berada dalam satu selimut dengan Aisyah, tiba-tiba Aisyah bangkit. Rasul kemudian bertanya “Mengapa engkau bangkit?

Aisyah menjawab: “Karena aku sedang haidh wahai Rasulullah. Kemudian Rasulullah berkata “Kalau begitu pergilah, lalu berkainlah dan dekatlah kembali denganku.” Aisyah pun masuk lalu berselimut bersama beliau

2. Makan minum segelas berdua (HR. Bukhari VI/293).

Dari ‘Aisyah dia berkata: “Saya biasa minum dari mud yang sama ketika haidh, lalu Rasulullah mengambil mud tersebut dan meletakkan kemulutnya ditempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau minum, kemudian saya mengambil mud, lalu saya menghirup isinya, kemudian beliau mengambil dari saya , lalu beliau meletakkan mulutnya pada tempat saya meletakkan mulut saya , lalu beliaupun menghirupnya."

3. Mencium isteri sering-sering (HR. Nasai).

Dari Hafshah, puteri Umar ra sesungguhnya Rasulullah SAW biasa mencium isterinya sekalipun sedang puasa.

4. Mandi bersama isteri (HR. Nasai I/202).

Dari ‘Aisyah ra , ia berkata: “Aku biasa mandi bersama Rasulullah dalam satu bejana. Kami biasa bersama-sama memasukkan tangan kami (ke dalam bejana).

5. Menyikat / menyisir rambut suami (HR. Ahmad).

Dari Aisyah ra ia berkata: “Aku biasa menyisir rambut Rasulullah SAW, saat itu aku sedang haidh."

6. Membantu pekerjaan rumah tangga (HR. Muslim).

7. Membelai isteri (HR. Ahmad).

8. Tetap romantis walau isteri sedang haid (HR. Bukhari 7945).

Ummu Salamah berkata: “Ketika aku bersama Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tidur-tiduran di kain hitam persegi empat (dalam satu riwayat: di lantai, tiba-tiba aku haid, lalu aku keluar dan mengambil pakaian haidku, lalu beliau bertanya, ‘Mengapa kamu? apakah kamu nifas?’ Aku menjawab, ‘Ya.’ Beliau lalu memanggilku, lalu aku tidur bersama beliau di lantai yang rendah."

9. Menemani isteri yang sedang sakit (HR. Muslim 2770).

Dari ‘Aisyah, ia mengatakan, beliau (Nabi) adalah orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit.

10. Memberikan isteri hadiah (HR. Ahmad).

Dari Ummu Kaltsum binti Abu Salamah , ia berkata: ”Ketika Nabi SAW menikah dengan ku beliau bersabda: “Sesungguhnya aku pernah hendak memberi hadiah kepada Raja Najasyi sebuah pakaian berenda dan beberapabotol minyak kasturi, namun aku mengetahui bahwa ternyata Raja Najasyi telah meninggal dunia dan aku mengira hadiah itu akan dikembalikan. Jika hadiah itu dikembalikan kepadaku, aku akan memberikannya kepadamu.

Ummu Kultsum berkata: ”Ternyata keadaan Raja Najasyi seperti yang disabdakan Rasulullah SAW dan hadiah itu dikembalikan kepada beliau, lalu beliau memberikan kepada masing-masing isterinya satu botol minyak kasturi, sedang sisa minyakkasturi dan pakaian tersebut beliau berikan kepada Ummu Salama."

11. Mengajak isteri ketika hendak keluar kota (HR. Bukhari dan Muslim).

12. Mendinginkan kemarahan isteri dengan kemesraan (HR. Ibnu Sunni).

13. Memanggil dengan kata-kata mesra (HR. Muslim).

Rasululah SAW biasa memanggil Aisyah dengan beberapa nama panggilan yang disukainya, seperti ‘Aisy dan Humaira (pipi merah delima).

14. Suami isteri berjalan-jalan berduaan waktu malam (HR. Muslim 2445).

15. Tidur dipangkuan isteri (HR. Bukhari).

Dari Aisyah ra, ia berkata: ”Rasulullah biasa meletakan kepalanya di pangkuanku, padahal saat itu aku sedang haid. Kemudian ia membaca al-quran."

SubhanAllah.

Beruntunglah suami yang sudah mangerjakan sedikit banyak dari sunnah di atas, karena dapat menguatkan jalinan cinta dan mewujudkan keluarga sakinah dan digelari oleh Rasulullah SAW dengan sabdanya: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik terhadap ahli keluarganya."




data-matched-content-rows-num="3" data-matching-content-columns-num = 3 data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">