Ini Amalan Agar Memperoleh Keistimewaan Malam Lailatul Qadar, Yuk Amalkan

LIPUTANTOP.COM - Selain diliputi keberkahan, dan beragam keistimewaan, bulan Ramadhan menjadi salah satu bulan yang dinanti karena merupakan bulan di mana terdapat keistimewaan malam Lailatul Qadar.

Seperti diketahui, malam Lailatul Qadar merupakan impian bagi sebagian besar mukmin.

Ini Amalan Agar Memperoleh Keistimewaan Malam Lailatul Qadar, Yuk Amalkan

Bagaimana tidak, Lailatul Qadar merupakan malam yang lebih baik dari pada seribu bulan dan hanya terjadi sekali dalam setahun.

Allah SWT sengaja merahasiakan kapan malam Lailatul Qadar akan terjadi, dan menghampiri setiap umatnya yang beruntung.

Untuk itu, bagi setiap Muslim yang menginginkan mendapat keistimewaan malam Lailatul Qadar harus berusaha dengan memperbanyak ibadah, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Lantas kapan malam Lailatul Qadar terjadi?

Rasulullah SAW telah menjelaskan pada umatnya, kapan waktu yang tepat untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar,

Dalam beberapa riwayat, beliau memerintahkan para sahabatnya agar mencarinya pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, terutama di malam-malam yang ganjil.

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Carilah lailatul qadar pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.(HR. Bukhari)

Selain mencarinya pada malam yang ganjil, ada beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan agar mampu meraih malam Lailatul Qadar.

Apa saja amalan tersebut? Berikut ulasannya TribunStyle.com lansir dari berbagai sumber.

1. Sholat

Seperti hari-hari biasanya, sholat menjadi amalan wajib yang ditunaikan bagi setiap Muslim.

Nabi Muhammad SAW seperti diriwayatkan Abu Hurairah pernah bersabda: “Siapa saja yang melaksanakan sholat saat malam Lailatul Qadar karena iman dan berharap pahala dari Allah, dosa-dosanya akan diampuni. (Hadits Riwayat Bukhari Nomor 1.901).

Untuk meraih keistimewaan malam Lailatul Qadar, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan sholat yang didasarkan pada keimanan.

Tentunya, niat sholat pun didasarkan untuk mengharapkan pahala dan berkah dari Allah SWT.

Selain sholat wajib, ada beberapa amalan sholat sunnah yang sebaiknya dilakukan untuk mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadar.

Di antaranya, sholat tahajud dan sholat hajat.

Sholat tahajud bisa dilakukan setelah bangun tidur, dan waktu yang paling tepat adalah di sepertiga malam.

Selain itu, sholat hajat merupakan amalan yang dilakukan ketika seorang mukmin mengharapkan sesuatu kepada Allah SWT.

Melakukannya di malam-malam di mana Lailatul Qadar akan turun, akan memperbesar kemungkinan hajatmu akan dikabulkan.

Tentunya, atas dasar niat pada Allah SWT.

2. Dzikir

Dzikir menjadi amalan sederhana dan mudah, tapi sering kali tidak dilakukan oleh seorang muslim.

Dengan berdzikir, seorang muslim akan menyebut asma Allah, mengingatnya, di mana pun dan kapan pun.

Tidak ada aturan yang mengikat untuk berdzikir, melafalkan takbir, hamdallah, pujian, asmaul husna, dan lain sebagainya dalam situasi apa pun termasuk ke dalam amalan dzikir.

3. Membaca Al-Quran

Salah stau amalan yang bisa dilakukan untuk menyambut turunnya Lailatul Qadaradalah dengan membaca Al Quran.

Memperbanyak tilawah Al-Quran di malam-malam di mana Lailatul mungkin akan menghampiri mendatangkan berkah tersendiri.

Karena pada malam itu, malaikat akan turun bersamaan dengan berkah yang dilimpahkan oleh Allah SWT.

4. Iktikaf

Biasanya, seorang Muslim akan menghabiskan menyambut malam Lailatul Qadar dengan berdiam diri di masjid, dan mendekatkan diri pada Aallah SWT.

Untuk melakukan Iktikaf,s eornag muslim harus dilandasi niat bersungguh-sungguh untuk bersimpuh dan mengingat Allah.

Iktikaf sendiri tidak diwajibkan bagi setiap umat Islam.

Untuk mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadar, berbagai ama;an baik dapat dilakukan di mana pun dan kapan pun.

5. Bersholawat

Memperbanyak sholawat pada Nabi Muhammad SAW juga dianjurkan untuk menyambut malam Lailatul Qadar.

Sebab, doa yang diijabah danmustajab melalui bersholawat atas Nabi Muhammad SAW.

6. Berdoa

Berdoa merupakan amalan yang tidak terbatas.

Selain dapat memanjatkan apa pun, seorang muslim pun dapat melakukannya kapan saja.

Namun, ada satu doa yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk dipanjatkan.

Doa tersebut yaitu :

"Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni"

Aisyah berkata; “Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku ketepatan mendapatkan malam lailatul Qodar, apa yang harus aku ucapkan?”, beliau menjawab: “Ucapkanlah; ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ANNA” (ya Allah, sesungguhnya Engkau maha pema’af mencintai kema’afan, maka ma’afkanlah daku).(HR. Ibnu Majah, yang dishahihkan oleh Al Albani)

7. Bersuci Lahir dan Batin

Salah satu yang dianjurkan saat menyambut turunnnya malam Lailatul Qadar adalah dengan bersuci.

Bersuci bisa dilakukan dengan mandi, berwudhu, dan menggunakan wewangian di malam yang dimungkinkan terjadi malam Lailatul Qadar.

Amalan untuk menyambut malam Lailatul Qadar tidak terbatas pada 7 amalan tersebut.

Ada banyak ibadah baik yang bisa dilakukan untuk mendekatkan diri pada Aallah dan mendapatkan rahmat Lailatul Qadar.

Semua amalan terhitung baik dan berpahala, tergantung dari bagaimana niat yang dipanjatkan atas nama Allah SWT. 




data-matched-content-rows-num="3" data-matching-content-columns-num = 3 data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">