Benarkah Kebanyakan Pengikut Dajjal Adalah Wanita? Ini Penjelasannya

LIPUTANTOP.COM - Dajjal adalah fitnah terbesar menjelang hadirnya hari kiamat, semoga kita dan keluarga terhindar dari fitnah Dajjal ini.

Dalam beberapa hadits Rasulullah disebutkan siapa saja yang nantinya akan menjadi para pengikut Dajjal, benarkah kaum wanita menjadi salah satu pengikut terbesar Dajjal?

Benarkah Kebanyakan Pengikut Dajjal Adalah Wanita? Ini Penjelasannya

Mari simak hadits Rasulullah shalallaahu 'alaihi wassalam berikut ini:

Kebanyakan pengikut Dajjal, adalah orang Yahudi dan kaum wanita(HR. Ahmad, dalam musnad beliau 4/216-217).

Kita perlu mewaspadai, jika Dajjal banyak diikuti oleh kaum wanita, artinya Dajjal memiliki sesuatu yang menjadi daya tarik bagi wanita.

Dajjal akan turun ke Mirqonah (nama sebuah lembah) dan mayoritas pengikutnya adalah kaum wanita, sampai-sampai ada seorang yang pergi ke isterinya, ibunya, putrinya, saudarinya dan bibinya kemudian mengikatnya karena khawatir keluar menuju Dajjal”. (HR. Ahmad 2: 67. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Selain wanita, pengikut Dajjal lainnya adalah dari Kaum Yahudi, non Arab, bangsa Turk.

Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Yang mengikuti Dajjal adalah orang Yahudi dari Ashbahan (Iran) dan jumlahnya ada 70.000 orang dan mereka memakai thilsan (yang menutup pundak dan badan)” (HR. Muslim no. 2944).

Di kalangan orang Yahudi, Dajjal dikenal dengan Al Masih bin Dawud (Lihat Al Yaumul Akhir-Al Qiyamatush Shugro, 244).

Dalam riwayat Bukhari, dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga kalian memerangi satu kaum yang sandal-sandal mereka terbuat dari bulu, dan kalian memerangi bangsa Turk yang bermata sipit, berwajah merah, hidungnya pesek, wajah-wajah mereka seperti tameng yang dilapisi kulit (HR. Bukhari no. 3587).

Akan tetapi, orang Arab dan muslim pun juga akan ada yang menjadi pengikut Dajjal, mereka terkena sihir Dajjal karena hanya membaca al qur'an sebatas tenggorokannya saja, tidak sampai menghayati ke dalam hatinya.

Di antara fitnah Dajjal adalah, ia akan berkata pada orang Arab: “Bagaimana menurutmu jika aku membangkitkan ayah dan ibumu, lalu engkau bersaksi bahwa aku adalah Rabbmu, apakah engkau mau?” “

"Iya, mau”, jawab orang Arab tersebut.

Lalu dua setan menyerupai bentuk ayah dan ibunya lantas keduanya berkata: “Wahai anakku, ikutilah dia (yaitu Dajjal), karena dia adalah Rabbmu”. (HR. Ibnu Majah no. 4077. Hadits ini shahih kata Syaikh Al Albani sebagaimana dalam Shahih Al Jami’ no. 7875 ).

"Akan muncul suatu kelompok yang membaca Al-Qur’an tetapi tidak sampai pada tenggorokan mereka. Setiap kali muncul, mereka dibasmi habis hingga keluar pada pasukan besar mereka Dajjal.(HR. Ibnu Majah 174 dan dihasankan al-Albani dalam Ash-Shahihah 2455).

Semoga Allah menjauhkan kita dari fitnah Dajjal. Aamiin.

Sumber: ummi-online.com




Subscribe to receive free email updates: