Pertengkaran Dengan Suami Pun Reda Setelah Sang Istri Mengamalkan Amalan Ini

LIPUTANTOP.COM - Istighfar adalah sebuah dzikir singkat untuk memohon ampunan dari Allah SWT atas segala dosa-dosa yang pernah dilakukan.

Terlepas dari hal tersebut, istighfar juga mengandung banyak khasiat dan manfaat bagi para pengamalnya, hal ini telah banyak dibuktikan dengan beberapa kisah nyata, berikut ini salah satu diantaranya:

Pertengkaran Dengan Suami Pun Reda Setelah Sang Istri Mengamalkan Amalan Ini

Seorang suami bercerita:

Selepas setiap pertengkaran dengan istri, biasanya aku langsung beranjak untuk pergi meninggalkannya dan meninggalkan rumah sekaligus.

Tentu saja dengan kondisi hati yang penuh amarah dan emosi.

Namun sebelum kaki ini melangkah lebih jauh, tepatnya sebelum melewati gerbang apartemen, terjadilah hal yang aku rasakan sangat aneh sekali. 


Tiba-tiba hati yang semula panas berubah dingin. .

Amarah langsung mereda. Dan serta merta muncul dorongan di hati yang sangat kuat untuk segera kembali lagi kepada istri tercinta, berdamai dan meminta maafnya. Dan itu semua yang kemudian aku lakukan.

Sehingga niat yang semula begitu kuatnya untuk meninggalkan rumahpun otomatis urung.

Aku hanya bisa bertanya-tanya keheranan mengalami semua itu.

Karena benar-benar memang tidak tahu, mengapa dan bagaimana hal itu bisa terjadi.

Apalagi bahwa, kejadiannya tidak hanya sekali.

Sampai akhirnya akupun menyampaikan kepada istri apa yang terjadi padaku itu berikut keherananku terhadapnya.

Tapi lagi-lagi keanehan yang aku rasakan. Kali ini pada sikap istriku.

Ya, ternyata dia tidak heran sama sekali sepertiku. Dia bahkan mengatakan: Aku sudah tahu!

Hah? Sudah tahu?! Dan saat aku semakin penasaran, diapun mulai menyingkap misteri dan rahasia besar itu.

Dia menuturkan:

Setiap kali kita bertengkar lalu kamu beranjak hendak keluar, tepat di saat itu pula aku langsung masuk kamar. Untuk menangis? Sama sekali tidak. Melainkan untuk beristighfar. Ya, langsung aku tumpahkan segala keluh kesahku dalam lantunan istighfar indah kepada Allah. Dan dengan niat khusus serta pamrih spesial kali ini. Yakni, sebagai wasilah khusus pengharapan dan permohonan kepada Allah agar Dia mengembalikanmu kepadaku untuk berdamai dan meminta maaf! Dan itulah yang benar-benar terjadi.


SubhanAllah, lalu adakah seorang mukmin atau mukminah, setelah ini yang masih juga ragu, secara praktis bukan teoritis, terhadap keluasan rahmat Allah dan kemaha kuasaan-Nya?

Sumber: fadhilza.com



data-matched-content-rows-num="3" data-matching-content-columns-num = 3 data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">