Penyebab Jerawat Dan Jenis-Jenis Jerawat Yang Harus Diketahui

LIPUTANTOP.COM - Semua orang pernah mengalami jerawatan, bisa diwajah, punggung, dada, lengan maupun paha. Yang paling berpengaruh sebagai pemicu terjadinya jerawat adalah masalah ketidak seimbangan hormonal.

Hal ini sering terjadi sejak masa pubertas sampai dewasa muda, saat awal kehamilan (tiga bulan pertama), sekitar waktu menstruasi, dan pada kondisi stress yang memicu ketidakseimbangan hormonal.

Penyebab lainnya punya andil dalam memicu jerawat adalah faktor genetik.

Penyebab Jerawat Dan Jenis-Jenis Jerawat Yang Harus Diketahui

Berikutnya lagi adalah faktor bakteri, kebersihan kulit dari sel-sel kulit mati, debu halus, kosmetik dan terjadinya kerusakan permukaan kulit yang menyebabkan tertutupnya pori/folikel rambut.


Secara medis, jerawat timbul bila terjadi ketidak normalan pada pori kulit/area folikel rambut, dimana terjadi produksi minyak/sebum yang berlebihan yang dihasilkan kelenjar cebacea, yang menyebabkan tertutupnya pori kulit, adanya kotoran lain (kosmetik, sel-sel kulit mati, debu) serta bakteri propionibacterium can (p.acne).

Terjadi ketidak seimbangan antara daya tahan tubuh sehingga pori-pori yang tersumbat mengalami infeksi, menimbulkan sebuah kantung nanah yang meradang.

Proses ini bisa ringan sampai berat, sehingga menyebabkan berbagai bentuk atau jenis jerawat.

Berikut ini adalah beberapa jenis jerawat mulai dari yang ringan hingga yang paling berat:

KOMEDO

Komedo adalah jerawat yang paling ringan, yaitu tonjolan kecil-kecil pada pori-pori kulit, yang warna hitam atau putih dan tidak disertai adanya radang atau nanah.

Komedo terjadi karena sumbatan pori oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebih.

Terdapat dua jenis komedo, yaitu komedo tertutup (terlihat seperti tonjolan kecil berwarna putih) dan komedo terbuka yang terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam, karena pengaruh oksidasi.

Perawatan atau tindakan yang salah, bisa menyebabkan terjadinya infeksi sehingga bisa menjadi jerawat yang lebih parah.

JERAWAT JUVENIL

Inilah jerawat yang paling sering dialami oleh hampir semua orang, paling mudah dikenali karena bentuknya yang khas, tonjolan kecil, berwarna kemerahan dan dipuncaknya bisa terbentuk nanah.

Terjadi karena tersumbatnya pori-pori disertai infeksi bakteri propionibacterium acne yang bersarang dibawah permukaan kulit yaitu sekitar kantung kelenjar sebasea (sebaceous). Yang perlu diwaspadai adalah jangan dipencet atau ditekan-tekan, karena bakteri bisa masuk kebagian lain disekitarnya sehingga bisa menimbulkan iritasi dan infeksi yang lebih luas.

Lebih berbahaya lagi bila bakteri masuk ke sirkulasi darah.

JERAWAT BATU

Jerawat batu atau Cystic Acne adalah jerawat yang parah, ukurannya lebih besar dari jerawat pada umumnya, warnanya lebih merah dan lebih meradang.

Jika tidak dirawat dengan baik, akan meninggalkan bekas pada kulit yang susah dihilangkan.

Jerawat ini disebabkan karena kelenjar terlalu banyak, adanya infeksi bakteri dan pertumbuhan sel yang tidak normal.

JERAWAT VULGARIS

Acne Vulgaris adalah jerawat yang menyebabkan kelainan kulit yang berat, yaitu adanya erupsi komedo terbuka, komedo tertutup, adanya infeksi bakteri, yang diikuti dengan kulit yang meradang kemerahan serta bersisik.


Jerawat ini disebabkan karena perubahan hormonal, infeksi bakteri, kelebihan minyak, produk kosmetik, sel-sel kulit mati serta proses pergantian kulit yang tidak normal.

Jerawat ini biasanya timbul pada masa remaja dan berlanjut sampai pada masa dewasa.

Sumber: Majalah alHaromain Edisi 137, Penulis: dr. Nurhadji.



data-matched-content-rows-num="3" data-matching-content-columns-num = 3 data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">