Benarkah Makan Kacang Bisa Menimbulkan Jerawat? Ini Penjelasannya

LIPUTANTOP.COM - Sampai saat ini masih banyak orang yang mengatakan: "Jangan makan kacang! Nanti mukanya jerawatan."

Banyak orang menduga kacang bikim jerawatan karena mengandung lemak, padahal lemak yang paling banyak terkandung dalam kacang adalah lemak tak jenuh, yang justru punya manfaat baik buat kesehatan.

Benarkah Makan Kacang Bisa Menimbulkan Jerawat? Ini Penjelasannya

Namun bila kacang-kacangan yang digoreng, kadar lemak jenuhnya akan menjadi tinggi karena minyak yang digunakan untuk menggoreng mengandung lemak jenuh.


Nah, mengkonsumsi gorengan, termasuk kacang goreng, dalam jumlah berlebihan memang bisa memicu masalah pada kulit seperti jerawat. Jadi dalam hal ini yang menjadi masalah adalah asam lemak jenuh pada minyak gorengnya, bukan pada kacangnya.

Kaitannya dengan kacang sebagai penyebab jerawat, para ahli masih ada berbeda pendapat.

Kaitannya adalah karena kacang memiliki kandungan androgen, dimana hormon androgen inilah yang mempengaruhi kelenjar cebacea yang ada dikulit untuk memproduksi sebum (minyak atau lemak) yang berfungsi menjaga kelembaban kulit.

Konsumsi kacang, termasuk mente atau almond (berlebihan) bisa meningkatkan produksi sebum, kulit terutama wajah menjadi lebih berminyak.

Namun menurut penelitian yang dilakukan oleh American Academy Of Dermatology dan the Journy of American Medical Association menunjukan bahwa kacang-kacangan tidak menimbulkan jerawat.

Justru makanan berkalori tinggi, banyak mengandung gula atau tinggi karbohidratlah yang bisa menyebabkan jerawat.

Kadar gula darah yang banyak akan meningkatkan kadar hormon insulin dalam darah dan akan memicu peningkatan androgen yang meningkatkan aktivitas kelenjar minyak (sebasea) sehingga akan membuat produksi sebum (minyak) meningkat dan bisa berakibat terjadinya jerawat.


Jadi sesungguhnya, konsumsi makanan yang harus dikurangi untuk mencegah timbulnya jerawat adalah makanan yang mengandung kadar gula tinggi.

Sumber: Majalah alHaromain Edisi 137, Penulis: dr. Nurhadji.



data-matched-content-rows-num="3" data-matching-content-columns-num = 3 data-matched-content-ui-type="image_stacked" data-ad-format="autorelaxed">