Tips Membawa Bekal Minuman Segar Dan Makanan saat Berwisata

LIPUTANTOP.COM - Ketika kita pergi berwisata, terutama ke tempat-tempat yang panas dan sulit dijangkau, seringkali kita mendapati diri kita kehausan dan kelaparan karena terus-menerus terpapar sinar matahari, di samping karena perjalanan yang melelahkan.

Ketika kita pergi ke pantai misalnya, seringkali di pantai tidak ada tempat-tempat yang teduh (gazebo) yang bisa dimanfaatkan untuk berlindung dari sinar matahari. Atau ketika kita naik ke puncak-puncak bukit atau gunung, Medan yang berat kadangkala membuat kita mudah kehabisan stamina sehingga perlu diri recharge.

Wajar apabila minuman segar maupun makanan-makanan yang bisa mengembalikan stamina sangat kita butuhkan pada saat-saat seperti ini.

Tips Membawa Bekal Minuman Segar Dan Makanan saat Berwisata

Mengapa kita perlu bekal makanan saat pergi berwisata atau rekreasi?

Selain bisa dimanfaatkan untuk mengembalikan energi, berbekal makanan juga akan sangat memudahkan ketika kita kelaparan atau kehausan pada saat berada di wilayah-wilayah yang tidak ada warung atau toko-toko yang menawarkan makanan maupun minuman.

Tidak hanya ketika pergi ke daerah-daerah terpencil, ketika kita berada di dalam perjalanan, misalnya saat kita berada di bandara. Daripada membeli makanan maupun minuman segar yang pasti harganya nggak murah (karena bandara adalah wilayah eksklusif), akan sangat bijak apabila kita berbekal makanan maupun minuman yang kita beli dari rumah.

Kalau di rumah kamu tidak sempat masak atau tidak ada waktu untuk menyiapkan sendiri berbagai jenis makanan yang akan dimakan di perjalanan, enggak ada salahnya mampir ke warung makan untuk membeli nasi bungkus.

Nah, agar kamu nggak kelihatan ndeso-ndeso amat saat makan nasi bungkus di bandara, bawa saja wadah makanan dan sendok yang kekinian, untuk nanti dituangkan isi nasi bungkus yang kamu beli sebelumnya di warung.

Jadi kamu nggak perlu lagi gengsi karena bawa dan makan nasi bungkus di bandara, karena wadah yang kamu gunakan adalah wadah yang kelihatannya keren dan menarik.

Walaupun sebenarnya isinya adalah “isi nasi bungkus” yang kamu beli di warung-warung kecil di pinggir jalan.

Selain itu, ada beberapa tips lain yang cukup menarik untuk disimak, yang berkaitan dengan bekal makanan atau minuman segar ketika melakukan perjalanan atau rekreasi, di antaranya adalah:

Hindari terlalu sering berbekal mie instan.

Banyak pencinta alam yang gemar naik gunung mengandalkan mie instan sebagai menu utama untuk mengganjal perut, sekaligus untuk mengembalikan tenaga.

Sesuai dengan namanya, mie instan memang mudah dibuat dan mudah dibawa serta ringan. Namun sayangnya, seperti yang banyak kita tahu, mie instan bukanlah satu-satunya sumber makanan yang bisa membantu mengembalikan tenaga, yang mudah dibawa, dan mudah diolah.

Selain itu, siapa pun tahu kalau mie instan itu tidak sehat, tidak banyak mengandung vitamin dan mineral, apalagi serat.

Agar kamu bisa tetap sehat selama menekuni hobi-mu, kamu pun harus mulai memikirkan makanan-makanan yang kamu konsumsi, terutama ketika naik gunung atau camping.

Beberapa alternatif makanan selain mie instan yang bisa dimanfaatkan adalah:

Kacang panggang, Sayur-sayuran segar yang tidak mudah rusak dan bisa langsung dimakan seperti mentimun, kacang panjang, kol atau kubis.

Nasi matang. Jika kamu melakukan perjalanan, misalnya seharian penuh atau 2 hari. Tidak mengapa kalau kamu berbekal nasi matang, yang sebelum dimasukkan ke dalam wadah, harus didinginkan terlebih dahulu sehingga tidak mudah basi.

Nasi adalah makanan pokok yang sangat bermanfaat untuk mengembalikan energi dan bisa menjaga stamina. Karena sejatinya, nasi akan dirilis secara perlahan untuk diubah menjadi energi oleh tubuh.

Misalnya, nasi bisa dimakan di hari pertama (selama belum basi).

Sedangkan ketika kembali, kamu bisa mengandalkan makanan-makanan lain sebagai sumber energi seperti kacang-kacangan, atau biji-bijian yang lainnya yang lebih awet dan tidak mudah basi.

Ada banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan dengan membawa nasi yang sudah matang di antaranya adalah: kita tidak perlu menggunakan air minum untuk memasak, bisa dimakan saat itu juga tanpa perlu diolah lagi.

Nasi juga adalah pilihan tepat sebagai makanan utama yang bisa disandingkan dengan berbagai macam lauk atau sayur. Bahkan, walaupun hanya ditambahkan sambal dan garam, nasi tetap bisa jadi hidangan yang nikmat.

Sebisa mungkin jangan andalkan makanan-makanan yang banyak mengandung gula untuk mengganjal perut atau sebagai penopang stamina, karena walaupun bisa dimanfaatkan sebagai energi booster (untuk mengembalikan energi dalam waktu singkat), namun makanan-makanan manis tidak bisa bertahan lama karena dirilis dengan sangat cepat oleh tubuh menjadi energi. Sehingga, stamina pun akan cepat terkuras.

Pilihan makanan ringan yang tepat untuk di perjalanan. Ketika kita berbicara soal makanan ringan untuk dimakan di perjalanan, kita pasti berpikir tentang: aneka macam keripik, seperti keripik kentang, biskuit, roti, dan berbagai macam makanan ringan lainnya.

Akan tetapi, makanan ringan bukan sekedar hanya pengganjal perut saja, melainkan bisa juga dimanfaatkan sebagai sumber gizi yang tentu saja menyehatkan.

Nah, jika kamu tertarik untuk membawa makanan ringan yang sehat, berikut adalah beberapa ide cerdas memilih makanan ringan untuk diperjalanan :

Telur rebus, misalnya telur puyuh atau telur ayam kampung

Buah-buahan yang renyah dan bisa dimakan sekaligus dengan kulitnya, seperti mentimun, buah apel, buah pir, dan strawberry. Buah-buahan tersebut selain bisa dimakan dengan kulit-kulitnya, jenis buah-buah ini juga tidak mudah rusak atau penyok, sehingga cocok untuk dibawa-bawa.

Hindari mengandalkan minuman energi. Karena selain dapat menyebabkan kecanduan, beberapa jenis minuman energi juga banyak mengandung pemanis atau bahan-bahan yang tidak baik untuk kesehatan.

Kalau kamu ingin mengembalikan energi, berbekallah minuman segar yang sehat seperti air putih. Jika ingin berbekal minuman dingin atau panas, kamu bisa membawa termos berukuran sedang atau kecil yang ringan dan mudah dibawa serta tidak banyak makan tempat.

Sumber: reviewisata.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel